- IASC mencatat 702.342 laporan sampai 30 September 2026.
- OJK mencatat 702.833 rekening diblokir dan Rp811,1 miliar dana korban diblokir.
- Komdigi menyatakan 4,1 juta konten perjudian telah ditangani; 3,6 juta berupa situs dan IP.
Snapshot lintas sumber
Keempat angka berasal dari dua sistem pelaporan yang berbeda, sehingga tidak boleh dijumlahkan menjadi satu angka “kasus”. Dashboard ini bertujuan memberi konteks skala, bukan membuat estimasi korban.
Apa yang dapat dibandingkan
Data OJK menggambarkan laporan scam finansial, rekening yang dilaporkan/terverifikasi, rekening yang diblokir, dan dana yang berhasil diblokir. Data Komdigi menggambarkan konten perjudian yang ditangani di ruang digital. Keduanya mengukur objek berbeda.
Pola kebijakan 2026
Kebijakan terlihat bergerak dari sekadar pemblokiran konten ke penanganan transaksi, rekening, dan aliran dana. Pada sisi pengguna, pola ini menguatkan pentingnya verifikasi domain, rekening tujuan, OTP, dan identitas sebelum transaksi.
Metodologi ringkas
Violet Journals hanya memakai angka yang disebut pada publikasi sumber. Tanggal cutoff dicantumkan dan angka lintas lembaga tidak disatukan jika definisinya berbeda.
- OJK — RDKB September 2026
Statistik IASC sampai 30 September 2026. - Komdigi — Judi Online Kejahatan Transnasional
Data penanganan 4,1 juta konten dan 3,6 juta situs/IP. - Komdigi — Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten
Pendekatan diperluas ke akses, transaksi, dan aliran dana.
Sumber diperiksa pada 16 Oktober 2026. Ringkasan dan interpretasi ditulis oleh Redaksi Violet Journals.
Violet Journals membedakan data resmi, istilah komunitas, dan interpretasi. Jika sebuah angka berasal dari regulator atau publikasi tertentu, sumber dan tanggalnya dicantumkan agar dapat diperiksa ulang.
