Keamanan

Waspada Scam Digital 2026: Modus, Tanda Bahaya, dan Kanal Pelaporan di Indonesia

OJK menekankan scam yang makin beragam dan sulit dikenali. Kenali pola, lindungi akun, dan tahu ke mana harus melapor.

Redaksi Violet JournalsDiperbarui 16 Oktober 20267 menit baca
Waspada Scam Digital 2026: Modus, Tanda Bahaya, dan Kanal Pelaporan di Indonesia
Ringkasan cepat
  • OJK menerbitkan panduan khusus untuk membantu masyarakat mengenali modus penipuan yang terus berubah.
  • Tekanan waktu, permintaan transfer mendadak, permintaan OTP, link tidak dikenal, dan perubahan rekening tujuan adalah sinyal yang harus diverifikasi.
  • Gunakan password unik, 2FA, notifikasi transaksi, dan jangan menggunakan password yang sama pada banyak layanan.

Scam semakin beragam

OJK menerbitkan panduan khusus untuk membantu masyarakat mengenali modus penipuan yang terus berubah.

Tanda bahaya

Tekanan waktu, permintaan transfer mendadak, permintaan OTP, link tidak dikenal, dan perubahan rekening tujuan adalah sinyal yang harus diverifikasi.

Lindungi jejak akun

Gunakan password unik, 2FA, notifikasi transaksi, dan jangan menggunakan password yang sama pada banyak layanan.

Kanal pelaporan

OJK mengarahkan korban scam ke IASC dan indikasi aktivitas keuangan ilegal ke SIPASTI.

Skala laporan IASC sampai September 2026

Dalam RDKB September 2026, OJK menyebut IASC telah menerima 702.342 laporan sejak beroperasi pada 22 November 2024 sampai 30 September 2026. OJK juga mencatat 1.372.483 rekening dilaporkan dan terverifikasi, 702.833 rekening telah diblokir, dan dana korban yang sudah diblokir mencapai Rp811,1 miliar.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kewaspadaan tidak cukup hanya pada satu modus. Penipuan dapat bergerak melalui rekening, nomor telepon, pesan, akun media sosial, dan situs yang tampil meyakinkan.

Tindakan cepat ketika transaksi baru terjadi

OJK melalui IASC meminta korban segera melaporkan kejadian untuk jalur penanganan finansial dan juga membuat laporan kepada penegak hukum. Simpan bukti transfer, rekening tujuan, nomor telepon, serta percakapan karena informasi tersebut dibutuhkan dalam proses laporan.

Sumber utama

Sumber diperiksa pada 16 Oktober 2026. Ringkasan dan interpretasi ditulis oleh Redaksi Violet Journals.

Catatan editorial

Violet Journals membedakan data resmi, istilah komunitas, dan interpretasi. Jika sebuah angka berasal dari regulator atau publikasi tertentu, sumber dan tanggalnya dicantumkan agar dapat diperiksa ulang.