Data

Pembayaran Digital Indonesia Q2 2026: 16,07 Miliar Transaksi, QRIS Tumbuh 100,12%

Bank Indonesia mencatat volume pembayaran digital Q2 2026 mencapai 16,07 miliar transaksi dan QRIS tumbuh 100,12% secara tahunan.

Redaksi Violet JournalsDiperbarui 16 Oktober 20267 menit baca
Pembayaran Digital Indonesia Q2 2026: 16,07 Miliar Transaksi, QRIS Tumbuh 100,12%
Ringkasan cepat
  • Volume pembayaran digital mencapai 16,07 miliar transaksi pada Q2 2026.
  • Volume transaksi QRIS tumbuh 100,12% secara tahunan.
  • BI-FAST memproses 1,529 miliar transaksi senilai Rp3.777 triliun.

Snapshot triwulan II

16,07 miliarpembayaran digital
+36,88%pertumbuhan tahunan
+100,12%pertumbuhan QRIS
1,529 miliartransaksi BI-FAST

Aplikasi mobile ikut tumbuh

BI melaporkan volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 16,88% dan 31,39% secara tahunan. Data tersebut menunjukkan pembayaran digital bukan satu kanal tunggal, melainkan kumpulan instrumen dan infrastruktur.

BI-FAST dan transaksi ritel

Volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 1,529 miliar transaksi dengan nilai Rp3.777 triliun pada Q2 2026. Angka volume dan nominal sebaiknya dibaca terpisah karena keduanya menggambarkan aspek penggunaan yang berbeda.

Mengapa data ini relevan

Pertumbuhan sistem pembayaran memperbesar kebutuhan keamanan akun, verifikasi penerima, dan respons cepat ketika terjadi scam. Karena itu, perkembangan pembayaran digital perlu dibaca bersama data penipuan finansial dan upaya perlindungan konsumen.

Sumber utama

Sumber diperiksa pada 16 Oktober 2026. Ringkasan dan interpretasi ditulis oleh Redaksi Violet Journals.

Catatan editorial

Violet Journals membedakan data resmi, istilah komunitas, dan interpretasi. Jika sebuah angka berasal dari regulator atau publikasi tertentu, sumber dan tanggalnya dicantumkan agar dapat diperiksa ulang.